Example floating
Example floating
Example 728x250 Example 728x250
Headline News
20
×

Sebarkan artikel ini

Jakarta, Banggaitoday.com – Pemerintah terus memperkuat sinergi lintas kementerian dan lembaga dalam mempercepat pembangunan infrastruktur energi dan minyak serta gas bumi (migas) guna mendukung ketahanan energi nasional dan mengurangi ketergantungan terhadap impor energi. Upaya tersebut dibahas dalam Rapat Koordinasi Percepatan Infrastruktur Energi dan Migas yang dihadiri oleh Kementerian Agraria dan Tata Ruang/Badan Pertanahan Nasional (ATR/BPN), Kementerian Energi dan Sumber Daya Mineral (ESDM), Satuan Kerja Khusus Pelaksana Kegiatan Usaha Hulu Minyak dan Gas Bumi (SKK Migas), serta PT Pertamina (Persero), pada Jumat (12/06).

Rapat yang dipimpin oleh Direktur Jenderal Tata Ruang Kementerian ATR/BPN, Suyus Windayana, tersebut membahas percepatan penyediaan lahan dan perizinan tata ruang untuk berbagai proyek strategis sektor migas dan energi baru terbarukan yang tersebar di sejumlah wilayah. Pemerintah menegaskan percepatan pembangunan infrastruktur energi tetap harus memperhatikan ketentuan perlindungan lahan pertanian melalui penyesuaian tata ruang dan koordinasi dengan pemerintah daerah.

Iklan
Example 160x350
Iklan

Dalam kesempatan tersebut, Wakil Menteri ESDM, Yuliot Tanjung, menekankan pentingnya percepatan kegiatan eksplorasi dan eksploitasi migas untuk meningkatkan produksi energi dalam negeri. Menurutnya, Indonesia masih menghadapi tantangan tingginya impor minyak yang mencapai sekitar satu juta barel per hari sehingga diperlukan langkah strategis untuk memperkuat pasokan energi nasional.

Baca selengkapnya di tataruang.atrbpn.go.id

#dirjentataruang
#bersamamenataruang

Example 160x350
Baca Juga :   Tinjau Pelayanan Kantah Kota Semarang, Wamen Ossy: Jangan Tunda Berkas, Percepat Layanan Pertanahan
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *