Example floating
Example floating
Example 728x250 Example 728x250
BangkepHeadline NewsSulteng

Siagakan Operasi Aman Tinombala 2026, Polres Banggai Kepulauan Gelar Pasukan Penanggulangan Karhutla

40
×

Siagakan Operasi Aman Tinombala 2026, Polres Banggai Kepulauan Gelar Pasukan Penanggulangan Karhutla

Sebarkan artikel ini

BANGGAI KEPULAUAN, Banggaitoday.com – Polres Banggai Kepulauan menggelar Apel Gelar Pasukan dan Pemberangkatan Personel dalam Rangka Penanggulangan Bencana Alam Kebakaran Hutan dan Lahan (Karhutla) Tahun 2026 di lapangan apel Polres Banggai Kepulauan, Selasa (27/10/2026) pukul 08.00 WITA. Kegiatan ini dipimpin langsung oleh Kapolres Banggai Kepulauan, AKBP Ronaldus Karurukan, S.I.K., serta dihadiri oleh Ketua DPRD Kab. Banggai Kepulauan Arkam Supu, S.Th.I., M.H., jajaran Forkopimda, instansi terkait, dan jajaran Pejabat Utama Polres Banggai Kepulauan.

Apel siaga tersebut melibatkan gabungan pasukan dari personel TNI, Sat Samapta, Sat Lantas, Staf Polres, Gabungan Reserse dan Intel, Satpol PP, Dinas Pemadam Kebakaran, hingga BPBD Banggai Kepulauan. Kesiapsiagaan ini dibentuk sebagai langkah konkrert dan respons cepat dalam menghadapi eskalasi potensi ancaman karhutla yang cenderung meningkat akibat cuaca panas dan kekeringan di wilayah Sulawesi Tengah.

Dalam amanat Kapolda Sulawesi Tengah yang dibacakan oleh Inspektur Apel, disampaikan bahwa Polda Sulawesi Tengah beserta jajaran akan menggelar operasi kepolisian kewilayahan bersandi Aman Tinombala 2026. Operasi yang berlangsung selama 65 hari terhitung mulai 28 Oktober hingga 31 Desember 2026 ini menerjunkan sebanyak 914 personel gabungan dari Satgas Polda dan Satgas Polres jajaran guna mengamankan wilayah rawan api.

Kabag Ops Polres Banggai Kepulauan, AKP Syahruddin Pangabean, menegaskan bahwa penanganan karhutla membutuhkan keterpaduan dan kolaborasi erat lintas sektoral. Penanganan tidak dapat dilakukan secara parsial, melainkan harus melibatkan sinergi aktif antara Polri, TNI, pemerintah daerah, pemadam kebakaran, BPBD, hingga seluruh lapisan masyarakat demi mengutamakan tindakan pencegahan serta deteksi dini hotspot.

Selain mengedepankan edukasi dan sosialisasi pencegahan pembukaan lahan dengan cara membakar, Polri menegaskan komitmen penegakan hukum tegas (zero tolerance) terhadap perorangan maupun korporasi yang terbukti sengaja membakar hutan dan lahan. Patroli intensif serta pembuatan sekat api akan dimaksimalkan pada daerah berkategori risiko tinggi demi mengantisipasi dampak buruk terhadap kesehatan dan aktivitas ekonomi masyarakat.

Baca Juga :   Kampanye Terbatas di Tingsel SMILE-MAN Disambut Ribuan Masyarakat

Seluruh rangkaian apel gelar pasukan berakhir pada pukul 08.45 WITA dalam situasi yang aman, tertib, dan kondusif. Melalui konsolidasi ini, Polres Banggai Kepulauan bersama instansi terkait siap memberikan perlindungan maksimal bagi masyarakat sekaligus menjaga kelestarian kawasan hutan dan ekosistem di Kabupaten Banggai Kepulauan.

Penulis: Humas Polres Bangkep Editor: ***
Example 120x600

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *